Minggu, 15 Mei 2011

Raungan Hati Sang Elang

Seonggok tikus sedang melakukan ritual.

Ritual keramat yang menentukan keberhasilan mereka dalam mencari puing-puing sampah guna kelangsungan peradaban mereka.

Tak jauh dari sana, sepasang sinar tajam sedang mengawasi ritual itu.

Sepasang mata yang siapapun menatapnya akan membekukan pikiran dan jiwanya.

Sepasang mata itu juga yang menentukan jalannya ritual itu berhasil atau tidak.

Diantara kerumunan itu, ada yang mengacaukan urutan ritual tersebut.

Sang mata menangkap gelagat mencurigakan, namun rapatnya formasi kerumunan mengurungkan niat sang elang untuk mencabik-cabik tubuh mereka.

Sang elang tidak ingin merusak formasi yang telah rapat tersusun.

Ritual harus tetap jalan meskipun harus mengorbankan kekeramatannya.

Bagi sang elang, inilah pertarungan hati dan akal yang akan dia perjuangkan di akhirat kelak..

Post by Adina

Tidak ada komentar:

Posting Komentar