Aku tak ingin segera pergi dan meninggalkan segala kenyamanan ini,,, Rumah memang segalanya... segala bentuk kenyamanan ada di rumah.. Segalanya ada di rumah.. Segala-galanyaaaaaa... namun apa jadinya aku kelak kalau terus2an enak begini..
Hidup itu bagaikan roda berputar, kalau aku skarang nyaman berarti di masa depan aku tak nyaman.. nah kalo sekarang aku tak nyaman, di masa depan aku kan nyaman.. Pilih yg mana? Jelas.. aku memilih sekarang nyaman dan masa depan pun nyaman.. Hmm... hanya orang-orang terpilih yang bisa mendapatkannya..
Aku bukanlah siapa-siapa.. jadi, aku akan berusaha, berdoa, dan membuat masa depanku lebih baik. Insya Allah 5-10 tahun ke depan, aku akan berjaya... segalanya kan kumiliki, segalanya kan kuraih.. Dan Hingga saat itu tiba, aku akan bekerja keras, lebih keras dari yang lain, selalu lebih dari yang lainnyaaaa....
Senin, 05 September 2011
Sabtu, 03 September 2011
Akulah tumpuanmu dimasa depan
Entah karena terlalu banyak nonton sinetron atau bagaimana, tapi menurutku emang hubungan itu gak normal... tak seharusnya ada hal seperti itu diantara kalian.. sedekat apapun kalian, tak seharusnya ada kejadian2 itu. Aku tak benci harus mengaku, karena aku memang cemburu.. bukan karena kedekatan kalian, tapi lebih karena aku tak ingin ada yang salah..
Bukankah orang yang bijak tak melakukan kesalahan yang sama? Nah, sekarang akupun melakukannya.. Dahulu semuanya kupendam, karena aku malas meladeni amarahmu yang ujung2nya aku juga yang mengalah,, Kalau pada akhirnya harus mengalah biarlah mengalah lebih dahulu.. Namun tidak untuk saat ini.. aku tak akan diam, aku akan mengutarakan semua yang menurutku benar dan salah. Terserah bagaimana penilaianmu padaku.. kau bilang aq pecemburu, over protektif, pikiran terlalu jauh dan mengada2... its up to you! aku memang sayang kamu, tapi aku tak takut kehilanganmu..
Cukup sudah aku mengalah dan diam.. toh nyatanya kamu malah merendahkanku, seolah2 aku memang tak bisa hidup tanpamu.. mungkin kau lupa bahwa kau bukan Dia, pemberi nyawa,,,
Mungkin aku memang gak akan bisa hidup tanpamu, tapi aku akan berjuang bila kau memang meninggalkanku..
Kau memang satu-satunya tapi bukan segala-galanya...
Aku punya hati, rasa, jiwa dan pikiran... Ada waktu kau juga harus mengalah, ada waktu aku yang mengalah.. Seperti bumi yang berputar, bergantian berada di atas..
Bijaklah dalam bertindak, karena sekarang kau tak sendiri.. ada aku, keluargaku, dan keluarga kecil kita yang harus kau perhatikan juga, jangan bertindak sesuka hati hanya karena kau merasa benar, pertimbangkan juga perasaan kami.. terutama aku.. karena akulah yang akan menjadi tumpuanmu dimasa depan, bukan dia ataupun mereka..
Bukankah orang yang bijak tak melakukan kesalahan yang sama? Nah, sekarang akupun melakukannya.. Dahulu semuanya kupendam, karena aku malas meladeni amarahmu yang ujung2nya aku juga yang mengalah,, Kalau pada akhirnya harus mengalah biarlah mengalah lebih dahulu.. Namun tidak untuk saat ini.. aku tak akan diam, aku akan mengutarakan semua yang menurutku benar dan salah. Terserah bagaimana penilaianmu padaku.. kau bilang aq pecemburu, over protektif, pikiran terlalu jauh dan mengada2... its up to you! aku memang sayang kamu, tapi aku tak takut kehilanganmu..
Cukup sudah aku mengalah dan diam.. toh nyatanya kamu malah merendahkanku, seolah2 aku memang tak bisa hidup tanpamu.. mungkin kau lupa bahwa kau bukan Dia, pemberi nyawa,,,
Mungkin aku memang gak akan bisa hidup tanpamu, tapi aku akan berjuang bila kau memang meninggalkanku..
Kau memang satu-satunya tapi bukan segala-galanya...
Aku punya hati, rasa, jiwa dan pikiran... Ada waktu kau juga harus mengalah, ada waktu aku yang mengalah.. Seperti bumi yang berputar, bergantian berada di atas..
Bijaklah dalam bertindak, karena sekarang kau tak sendiri.. ada aku, keluargaku, dan keluarga kecil kita yang harus kau perhatikan juga, jangan bertindak sesuka hati hanya karena kau merasa benar, pertimbangkan juga perasaan kami.. terutama aku.. karena akulah yang akan menjadi tumpuanmu dimasa depan, bukan dia ataupun mereka..
Langganan:
Postingan (Atom)
